Menu
movers@abilitykwt.com

Dari sembilan tuntutan itu satu pada antaranya merupakan soal ratifikasi Undang-Undang

Ancam Akan Aksi Kembali menggunakan Massa Lebih Besar
Partai Buruh membawa sembilan tuntutan pada aksi unjuk rasa memperingati hari Hak Asasi Manusia (HAM) pada Patung Kuda, Jakarta Pusat, Sabtu (10/12/2022).

Dari sembilan tuntutan itu satu pada antaranya merupakan soal ratifikasi Undang-Undang (UU) kitab undang-undang hukum pidana yg menuai poly kontroversi.

“Kami ingin membicarakan pada pemerintah terdapat sembilan tuntutan yg ingin disampaikan, pertama, tolak UU kitab undang-undang hukum pidana,” istilah Presiden Partai Buruh, Said Iqbal.
Said Iqbal menyebut pihaknya meminta supaya tuntutan mereka didengar & direalisasikan sang pemerintah.

apabila nir, Said Iqbal mengaku akan balik turun ke jalan menggunakan massa yg lebih akbar dalam pekan depan.
“Itu lah tuntutan yg ingin kami sampaikan pada hari HAM. Jika ini nir didengar, Partai Buruh akan organisir aksi 25 ribu buruh, petani, nelayan, & unsur kelas pekerja lainnya dalam lepas 15 Desember akan balik turun ke jalan,” ancamnya.

Adapun sembilan tuntutan tadi merupakan menjadi berikut:

  1. Tolak UU kitab undang-undang hukum pidana
    dua. Tolak omnibus law UU Cipta Kerja

tiga. Land Reform – Reforma Agraria & Kedaulautan Pangan

  1. Sahkan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT)

lima. Tolak upah Murah

  1. Tolak Outsourcing
  2. Perjuangkan Jaminan Sosial: Meliputi agunan kuliner, pendidikan, perumahan, air higienis, pengangguran

apabila Tuntutan Tak Didengar, Partai Buruh Ancam Adakan Aksi menggunakan 25 Ribu Massa Pekan Depan

Partai Buruh membawa sembilan tuntutan pada situs slot deposit dana aksi unjuk rasa memperingati hari Hak Asasi Manusia (HAM) pada Patung Kuda, Jakarta Pusat, Sabtu (10/12/2022).

Dari sembilan tuntutan itu satu pada antaranya merupakan soal ratifikasi Undang-Undang (UU) kitab undang-undang hukum pidana yg menuai poly kontroversi.

“Kami ingin membicarakan pada pemerintah terdapat sembilan tuntutan yg ingin disampaikan, pertama, tolak UU kitab undang-undang hukum pidana,” istilah Presiden Partai Buruh, Said Iqbal.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now